Categories
Olahraga

4 Fakta Unik dan Menarik Dari Liga Serie A Yang JArang Diketahui

Sampdoria Menangi Derby della Lanterna Atas Genoa | Republika Online

Juventus yang berhasil menduduki posisi sebagai juara bertahan membuat para fansnya patut bergembira akan hal itu. La Vecchia Signora juga mendapatkan tantangan yang cukup berat pada musim ini setelah ia merebu Scudetto secara berturut-turut dalam 4 musim terakhir. Tetapi bukan persoalan gelar juara yang akan kita bahas sebagai fokus kali ini, melainkan fakta-fakta menarik seputar liga Serie A yang jarang diketahui orang banyak. Penasaran seperti apa informasinya? Simak ulasannya sebagai berikut.

1. Asal Muasal Liga Serie A

Kalian yang merasa sudah mengetahui semua seluk beluk liga Seria A apakah yakin sudah mengetahui bagaimana asal muasal terbentuknya liga ini? sepak terjang berliku panjang yang telah dilewati oleh Serie A berawal dari tahun 1989. Genoa yang saat itu merupakan tim pertama yang meraih gelar juara setelah mengalahkan Internazionale Torrino dengan skor 2-1 pada puncak partai. Saat itu kejuaraan mdenggunakan sistem knock out.

Setelah beberapa kali melakukan berbagai macam sistem regional dan antar regional, sistem liga yang baru telah diperkenalkan pada musim tahun1929-1930. Pada masa itu, sistem promosi da degradasi yang beru telah diperkenalkan.

2. Sempat Terjadi Dualisme

Seperti halnya Indonesia, ternyata sepakbola di negara Italia juga pernah mengalami yang namanya dualismpe pada liga. Dualism tersebut terjadi pada tahun 1921-1922 yang hanya berlangsung sekitar satu tahun saja. Pada masa itu terjadi pembentukan CCI (Confederazione Calcistica Italiana), yaitu merupakan organism tandingan dari FIGC (Federazione Italiana Giuoco Calcico) yaitu federasi sepak bola Italia. Wah ternyata Italia juga sempat mengalami hal yang sama dengan Indonesia ya.

3. Makna Logo Scudetto

Jika bentuk dan warna logo Scudetto kalian pastinya sudah mengetahui, tetapi apa kalian yakin sudah mengetahui maksud atau makna dari logo Scudetto tersebut? Seperti yang kita ketahui pemenang dari liga Serie A berhak menggunakan lambing itu pada jersey tim sepak bola mereka masing-masing. Scudetto sendiri memiliki bentuk perisai yang berarti tim sepakbola terbaik di Italia. Genoa adalah tim pertama yang mendapatkan lambangScudetto ini setelah meraih gelar juara pada tahun 1989. Dilain sisi Juventus adalah tim yang sudah sering mendapatkan gelar juara dan menggunakan lambing Scudetto.

4. Rekor Di Eropa

Serie tekah diakui sebagai salah satu liga yang top di Eropa. Hal ini bukan hanya isapan jempol melainkan udah terbukti pada Serie A tertulis sebagai liga terbaik pada posisi kedua di Serie A IFFHS. Berbagai tim asal Otalia telah memegang rekor yaitu palings sering muncul pada dinal Loga Champions yaitu 26 kali memasuki final dan 12 kali meraih gelar juara. Hal inilah yang membuat Serie A mendapatkan rekor di Eropa. Tidak hanya itu saja Serie A juga tercatat pada peringkat 4 koefisien klub Eropa, di bawah La LIga, Premier League, dan juga Bundes Liga. Selain itu pada tahun 1986 sampai 1999, Serie A sempat menduduki puncak ranking UEFA. Wah hal itu merupakan semua pencapaian yang tidak bisa didapatkan dengan mudah melainkan dengan tetesan darah yang artinya bukan main.

Nah itulah beberapa informasi yang dapat kami sampaikan seputar fakta menarik LIGA Serie A. bagaimana? Apakah kalian terhibur? Semoga informasi di atas dapat menghibur dan menambah wawsan kalian dalam ruang lingkup sepakbola.

Categories
Olahraga

Mengenal Lebih Jauh Lagi Sosok Bruno Silva

Memang tidak bisa dipungkiri lagi, bahwa atmosfer sepak bola di Indonesia tidak kalah serunya dengan atmosfer sepak bola di Eropa. Itu sebabnya, mengapa tak sedikit para pesepakbola asing yang ingin merasakan fanatisme supporter di Indonesia. Sebut saja beberapa klub-klub di Indonesia yang memiliki jumlah supporter terbesar seperti Persib Bandung, Persija Jakarta, Persebaya Surabaya, Arema, PSM Makassar, dan masih banyak lagi. 

Dari sekian banyaknya pemain asing yang merumput di Indonesia, sosok Bruno Silva-lah yang pada tahun 2020 ini sedang menjadi sorotan media. Nah, untuk mengenal lebih jauh lagi tentang sosok Bruno Silva, mending kita simak saja langsung ulasannya di bawah ini.

Bruno Silva Kembali Berlabuh ke PSIS Semarang

Sebuah kabar menarik dari tim PSIS Semarang pada bursa transfer paruh musim Liga 1 2019, yang telah berhasil meminang pemain asing asal Brazil bernama Bruno Silva. Pada sebelumnya, sosok Bruno Silva memang sudah tidak asing lagi dikalangan pecinta PSIS Semarang sejak tahun 2018 lalu. Bahkan pada kala itu, Bruno Silva tampil begitu memukau dengan mempersembahkan 16 gol dan 10 assists untuk PSIS Semarang. 

PSIS Semarang itu sendiri mengalami jalan berliku untuk kembali mendatangkan Bruno Silva. Tak hanya itu, bahkan manajemen PSIS Semarang harus rela menggelontorkan dana  yang tidak sedikit untuk mendatangkan kembali pemain asal Brazil tersebut. “Perjalanan berliku merekrut Bruno Silva. Dibutuhkan biaya yang tidak sedikit, ketekunan, serta kesabaran. Sehingga, maaf kalau kita harus menggunakan silent operation,” ujar Yoyok Sukawi selaku CEO PSIS Semarang. 

Lantas, Berapakah Total Uang Yang Harus Dikeluarkan Untuk Mendatangkan Bruno Silva?

Pihak PSIS Semarang tidak menjelaskan secara pasti mengenai berapa biaya yang telah dikeluarkan untuk kembali mendatangkan Bruno Silva. Namun, ada salah satu situs bernama Transfermarkt yang menyebutkan kisaran harga Bruno Silva. Ya, menurut situs tersebut, yang menyebutkan bahwa harga transfer Bruno Silva di pasar bursa transfer mencapai kisaran 300 ribu euro atau yang setara dengan Rp 4,6 miliar. 

Categories
Olahraga

Fakta Terbaru Seputar Timnas Senior Indonesia

Seperti yang sudah kita ketahui, bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia itu adalah penggila sepakbola. Hal itu pun terbukti, dimana pada setiap pertandingan timnas Indonesia maupun tim kesayangannya berlaga selalu dipenuhi oleh para suporter. Bahkan, fanatisme suporter di Indonesia ini  layak disejajarkan dengan atmosfer sepakbola di Eropa lho. Nah, berbicara soal sepakbola, secara kebetulan juga pada kesempatan kali ini akan membahas seputar beberapa fakta terbaru dari Timnas senior Indonesia. Maka dari itu, simaklah baik-baik ulasannya di bawah ini.

* Shin Tae-Yong Hanya Mempertahankan 12 Pemain Saja

Dilansir dari salah satu situs olahraga ternama, pelatih timnas senior Indonesia Shin Tae-Yong akan mengadakan pemusatan latihan (TC) pada tanggal 23 Juli hingga 8 Agustus 2020 di Stadion Madya, Senayan, Jakarta Pusat. Ya, latihan ini merupakan yang kedua kalinya menggelar TC timnas Indonesia. 

Pada sebelumnya, pelatih asal Korea Selatan ini pernah mengadakan TC timnas Indonesia pada Februari 2020 lalu. Ketika itu, Shin Tae-Yong memanggil 34 pemain untuk mengikuti TC timnas Indonesia di Stadion Madya. Menariknya lagi, ternyata banyak wajah-wajah baru yang mengisi squad timnas Garuda senior. 

Dalam TC tersebut, timnas Indonesia melakukan satu laga uji coba melawan salah satu klub liga 1, yakni Persita Tangerang di Stadion Madya. Bukannya menuai hasil yang memuaskan, justru timnas Indonesia asuhan Shin Tae-Yong ini harus menelan kekalahan 1 – 4 atas Persita Tangerang. Gol semata wayang dari timnas Indonesia dicetak oleh Rizky Pora melalui tendangan bebas. 

Semenjak pandemic covid-19, Shin Tae-Yong pun tidak bisa lagi menggelar TC timnas Indonesia. Menurut kabar yang beredar, TC timnas Indonesia baru akan digelar pada 23 Juli 2020. Pada TC kailn ini setidaknya ada 29 pemain yang dipanggil oleh Shin Tae-Yong. Namun, hanya ada 12 pemain saja yang tetap dipertahankan dalam skuat asuhannya tersebut. 

12 Pemain Yang Tetap Dipertahankan:

– Nadeo Argawinata

– Fachrudin Aryanto

– Andy Setyo

– Bagas Adi

– Hendro Siswanto

– Asnawi Mangkualam

– Rachmat Irianto

– Febri Haryadi

– Osvaldo Haay

– Ilja Spasojevic

– M. Rafli

– Irfan Bachdim