Categories
Kesehatan

Mengenal Definisi, Penyebab, Gejala, Dan Cara Mengobati Cacar Air

 

Cacar air merupakan salah satu penyakit menular yang bisa dibilang hal wajar dan sering terjadi. Penyebab terjadinya penyakit cacar air sendiri ini dikarenakan adanya infeksi virus varicella – zoster. Penularan atau penyebaran penyakit cacar ini juga dilakukan secara aerogen atau melalui perantara udara. Selain itu juga untuk gejala terjadinya cacar air ini juga pastinya hampir dialami oleh kebanyakan orang. 

Berikut dibawah ini beberapa gejala cacar air yang perlu diketahui diantaranya yaitu : 

  1. Demam Tinggi

Biasanya saat akan mengalami cacar air, kamu akan demam tinggi yang disertai pusing.

  1. Sakit Tenggorokan

Saat akan diserang cacar air juga kamu akan merasakan nyeri tenggorokan.

  1. Muncul Ruam Merah

Kemudian akan munculnya ruam merah pada tubuh dalam kuran waktu 2 hingga 4 hari.

Lalu bagaimana cara mengobati cacar air? Untuk bisa sembuh dari cacar air ini dibutuhkannya waktu sekitar 5 hingga 7 hari. Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk mengobati cacar air. Meski begitu untuk menyembuhkannya tidak dibutuhkan obat khusus. Pasalnya cacar ini akan sembuh dengan sendirinya. 

Saat sedang menderita cacar air dan masih terserang demam, kamu dapat mengkonsumsi acetaminophen atau obat non aspirin. Tetapi jika sudah terkena cacar air atau munculnya ruam merah pada tubuh, sebaiknya segera memerikasakan diri ke dokter untuk mendapatkan obat yang sesuai. Setelah itu saat munculnya ruam, tubuh akan merasa gatal, untuk mengobatinya bisa dengan mengoleskan salep menurut anjuran atau resep dokter. Atau bisa juga digunakannya lotion calamine serta antihistamin. 

Saat sedang cacar air juga sangat dianjurkan untuk makan dan minum yang mengandung banyak cairan. Sangat penting juga untuk selalu menjaga kebersihan, pasalnya jika tidak menjaga kebersihan, maka kemungkinannya bisa menyebabkan semakin parahnya infeksi virus cacar air pada tubuhmu. Oleh karena itu meski sedang terkena cacar air, sebaiknya tetap mandi. Bahkan jika diperlukan gunakan sabun sirih supaya proses pengeringan pada ruam cepat terjadi. 

Categories
Kesehatan

Mengenal Definisi, Penyebab, Gejala, Cara Mengobati Toxic Adenoma

Toxic Adenoma merupakan tumor jinak yang tumbuh di kelenjar tiroid dan menyebabkan terjadinya peningkatan produksi hormon tiroid yang berlebihan atau hipertoroidisme. Kondisi tersebut menjadi penyebab terjadinya sekitar 3 hingga 5 % kasus hipertiroidisme. Kondisi tersebut ditandai dengan adanya benjolan atau tumor tunggal berukuran setidaknya sekitar 2,5 cm pada kelenjar tiroid. 

Penyebab terjadinya Toxic Adenoma adalah adanya pertumbuhan tumor jinak atau adenoma di kelenjar tiroid. Pertumbuhan tumor tersebut akan membuat terlalu aktif nodul tiroid dalam memproduksi hormone tiroid. Akibatnya alam semakin tingginya kadar hormom tiroid didalam tubuh, sehingga akhirnya akan menimbulkan keluhan dan gejala hipertioidisme. 

Memang penyebab pasti terjadinya toxic adenoma belum diketahui, tetapi adanya beberapa faktor yang dapat menyebabkan meningkatnya resiko terjadinya kondisi tersebut seperti :

  • Jenis kelamin wanita.
  • Usianya lebih dari 40 tahun.
  • Ada riwayat keluarga penyakit gondok dalam keluarga.
  • Pernah atau saat ini menderita penyakit gondok. 

Terjadinya Toxic Adenoma secara umum ditandai dengan munculnya benjolan di leher dan gejala hipertirodisme. Tetapi selain itu masih ada gejala lainnya seperti : 

  • Benjolan atau nodul tunggal pada bagian leher depan.
  • Jantung berdebar debar atau palpitasi.
  • Kulit terasa lebih hangat serta lembap.
  • Tidak beraturannya detak jantung.
  • Kram otot.
  • Dan beberapa gejala lainnya. 

Unuk mengobati Toxic Adenoma ini adanya beberapa cara yang bisa dilakukan seperti :

  • Obat Penghambat Beta (Beta – Blockers)

Diberikannya obat beta – blockers ini untuk membantu meredakan gejala hipertiroidisme, terlebih yang berhubungan dengan jantung, pembuluh darah, serta saraf, misalnya jantung berdebar, tremor, dan meningkatnya sensitivitas terhadap panas.

  • Obat Antitiroid

Diberikannya obat antitiroid ini untuk menekan produksi hormon tiroid yang berlebihan. Obat ini bisa dimanfaatkan untuk mengontrol hipertiroidoisme jangka panjang pada anak anak, remaja, serta wanita hamil. Sedangkan untuk pria dewasa dan wanita yang tidak sedang hamil, biasanya obat antitiroid ini digunakan sebagai penangan awal sebelum melakukan terapi iodium radioaktif. 

Selain itu masih ada cara pengobatan Toxic Adenoma yang lainnya seperti Terapi Iodium Radioaktif dan Tiroidektomi.