Categories
Informasi

Rangkuman Berita Politik Nasional

Hanafi Rais Masuk Bursa Caketum PAN, Pengamat: Bisa Dipastikan Siapa yang  Menang Halaman all - Kompas.com

Seperti yang diketahui bahwa salah satu manfat dari membaca berita adalah anda akan mendapatkan pengetahuan dan juga informasi terbaru yang sedang terjadi saat ini, termasuk berita terkini. Bicara soal politik dalam kesempatan kali ini akan coba memberikan rangkuman berita politik nasional sebagai berikut ini :

  1. Hanafi Rais Bakal Masuk Deretan Anak Muda yang Jadi Ketua Umum Parpol

Tahun yang lalu Hanafi Rais mundur dari kepengurusan DPP PAN dan anggota DPR RI. Putra Sulung Tokoh Reformasi M Amien Rais ini lahir di Chicago, Amerika Serikat, 10 September 1979. 

Meskipun tergolong masih muda, 41 tahun sejumlah jabatan di parlemen pernah didudukinya, antara lain Wakil Ketua Komisi I DPR dan Ketua Fraksi Partai Amanat Nasional (F-PAN) DPR RI. 

Lulusan S1 Hubungan Internasional, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta dan S2, Kebijakan Publik, National University of Singapore (NUS), Singapura ini memang menguat untuk menjadi calon ketua umum partai baru yang didirikan oleh ayahnya bersama sejumlah eks kader PAN, yakni Partai Ummat. 

Jika jadi memimpin Partai Ummat, Hanafi Rais akan masuk deretan anak muda yang memimpin partai politik. Seperti yang diketahui, kini ada sejumlah anak muda yang menakhodai parpol diantaranya Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang saat ini berusia 42 tahun, Ketua Umum PKPI Diaz Faisal Malik Hendropiyono (42 tahun), dan Ketua Umum PSI Grace Natalie (38 tahun).

  1. Tidak Punya Pengikut, Elektabilitas Puan Dinilai Wajar Kalah dari Habib Rizieq

Ujang Komarudin, Pengamat Politik Universitas Al Azhar Indonesia (UAI) menilai wajar elektabilitas mantan Pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab lebih tinggi dibandingkan Ketua DPR, Puan Maharani dalam survei terbaru Lembaga Survei Indonesia (LSI) terkait Pemilihan Presiden (Pilpres) 2024. Menurutnya, Habib Rizieq Shihab (HRS) memiliki banyak pengikut. 

“Itu merupakan hal yang wajar. Karena HRS banyak pengikutnya. Walaupun jasadnya di penjara. Tapi elektabilitasnya mengalahkan tokoh-tokoh lain,” kata Ujang Komarudin dalam keterangannya, Rabu (24/2/2021). 

Dalam survei tersebut elektabilitas HRS lebih tinggi dari tokoh-tokoh lain seperti Puan Maharani yang dianggapnya cukup menarik.

“HRS yang dianggap tokoh yang kritis terhadap pemerintah, mampu unggul dari tokoh-tokoh yang bergabung di koalisi pemerintah,” papar Direktur Indonesia Political Review ini. 

Ia juga menambahkan sebagian masyarakat menganggap HRS telah diperlakukan tidak adil. “Jadi masih banyak pihak yang bersimpati, dibuktikan dengan elektablitas yang cukup lumayan,” pungkasnya. 

  1. Partai Gelora dan Partai Ummat Masih di Papan Bawah Survei

Partai baru seperti Partai Gelora Indonesia dan Partai Ummat masih belum terlalu dilirik oleh calon pemilih.  Yang mana, kedua partai tersebut masih berda di papan bawah survei Lembaga Survei Indonesia (LSI) yang dirilis Senin (22/2/201). 

Di sisi lain, LSI merilis terkait Pilihan Partai Politik. Di kategori Top of Mind Partai Politik, LSI melontarkan pertanyaan “Jika pemilihan anggota DPR RI diadakan sekarang ini, partai atau calon dari partai mana yang akan ibu/bapak pilih di antara partai berikut ini?”

Dari hasil jawabannya, PDIP paling banyak dipilih sekitar 20,1%, disusul Gerindra 11%, Golkar 8,3%, PKS 6,8%, PKB 6,7%, Demokrat 4%, dan partai lain dibawah 3%. Dan sebanyak 34,2% belum menjawab. 

Sementara dua partai abru yakni Partai Gelora Indonesia yang merupakan bentukan sejumlah mantan kader pKS ada di urutan 14 dengan 0,1%. Sedangkan, Partai Ummat yang dibentuk Amien Rais dan sejumlah kader PAN berada di urutan 17 alias paling bawah.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *